KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL

Published May 31, 2012 by niexmachush

a. Pengertian

  • Model kepemimpinan yang terjadi ketika pola relasi antara pemimpin dengan konstituen, maupun antara pemimpin dengan elit politik lainnya dilandasi oleh semangat pertukaran kepentingan ekonomi atau politik untuk memelihara atau melanjutkan status quo (Burns 1978)
  • Menurut Bycio dkk. (1995) serta Koh dkk. (1995), kepemimpinan transaksional adalah gaya kepemimpinan di mana seorang pemimpin menfokuskan perhatiannya pada transaksi interpersonal antara pemimpin dengan karyawan yang melibatkan hubungan pertukaran. Pertukaran tersebut didasarkan pada kesepakatan mengenai klasifikasi sasaran, standar kerja, penugasan kerja, dan penghargaan.
  • Dari pengertian tersebut secara sederhana Kepemimpinan Transaksional dapat diartikan sebagai cara yang digunakan seorang pemimpin dalam menggerakkan anggotanya dengan menawarkan imbalan/akibat terhadap setiap kontribusi yang diberikan oleh anggota kepada organisasi.

b. Karakteristik Kepemimpinan Transaksional

  • Pengadaan Imbalan, pemimpin menggunakan serangkaian imbalan untuk memotivasi para anggota, Imbalannya berupa kebutuhan tingkat fisiologis (maslow).
  • Eksepsi/pengecualian, dimana pemimpin akan memberi tindakan koreksi atau pembatalan imbalan atau sanksi apabila anggota gagal mencapai sasaran prestasi yang ditetapkan

c. Karakteristik Pemimpin Transaksionalis

  • Mengetahui keinginan bawahan
  • Terampil Memberikan imbalan atau janji yang tepat
  • Responsif terhadap kepentingan bawahan

- Internal

  1. 1.     Struktur Organisasi (mekanistik, peraturan, prosedur jelas, sentralisasi tinggi)
  2. 2.     Teknologi Organisasi (teknologi proses, kontinue, mass-production)
  3. 3.     Sumber kekuasan & pola hubungan anggota organisasi (sumber kekuasaaan di dalam struktur, hubungan formal)
  4. 4.     Tipe kelompok kerja(kerja tim, sifat pekerjaan umumnya engineering/teknis)

- Eksternal

  1. 1.     Struktur lingkungan luar(baik, norma kuat, status quo)
  2. 2.     Kondisi perubahan (lambat, tidakstabil, ketidakpastian rendah)
  3. 3.     Kondisi pasar( stabil)
  4. 4.     Pola hubungan kepemimpinan (orangtua/pimpinan sebagai: pengawas, pengontrol, tidak ada hubungan emosional yang kental)
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: